Kemarau Makin Panas, 35 KK di Owalanga Kesulitan Air Bersih

Sebanyak 35 KK mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Pemkab Gorontalo kemudian menyalurkan bantuan air untuk memenuhi kebutuhan warga. Jumat, (25/9). Foto: Dok istimewa.
Sebanyak 35 KK mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Pemkab Gorontalo kemudian menyalurkan bantuan air untuk memenuhi kebutuhan warga.

KABGOR – Bagi warga Desa Owalanga, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, air bersih menjadi kebutuhan yang semakin sulit didapat saat musim kemarau melanda.

Sumber air yang selama ini diandalkan warga perlahan berkurang. Kondisi ini membuat sedikitnya 35 kepala keluarga (KK) harus menghadapi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Situasi tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Bantuan air bersih kemudian disalurkan kepada warga yang terdampak kekeringan.

Baca Juga:  Aparat dan Warga Desa Liyoto Ikuti Jalan Sehat HUT RI ke-81

Kepala Desa Owalanga, Rusdiyanto R. Kule, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Rusdiyanto, distribusi air bersih sangat membantu warga, terutama ketika sumber air yang biasa digunakan mulai sulit diperoleh.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang telah membantu masyarakat kami dengan distribusi air bersih. Ini sangat dibutuhkan warga di tengah kondisi kemarau seperti sekarang,” ujar Rusdiyanto.

Baca Juga:  Dari Molopatodu, Makna Kemerdekaan Didorong Lewat Kerja Nyata

Ia berharap bantuan serupa dapat terus diberikan apabila musim kemarau masih berlangsung. Sebab, kebutuhan air bersih warga diperkirakan akan semakin meningkat jika sumber air belum kembali normal.

Bagi masyarakat Owalanga, air yang didistribusikan pemerintah bukan sekadar bantuan. Di tengah terbatasnya sumber air, bantuan tersebut menjadi penopang sementara untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

Baca Juga:  Turnamen Mini Soccer U-15 di Molopatodu Jadi Ajang Adu Bakat Talenta Muda

Pemerintah Desa Owalanga juga berharap koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus diperkuat, sehingga persoalan air bersih dapat ditangani secara cepat, terutama bagi warga yang paling terdampak kekeringan.

Musim kemarau mungkin datang sebagai siklus tahunan, tetapi bagi warga yang kesulitan mendapatkan air, dampaknya dirasakan setiap hari—mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga aktivitas sederhana yang membutuhkan air bersih.

Tim Redaksi


**Cek berita dan artikel terbaru di Banthayo.id. Klik : Ikuti WhatsApp Channel