Mahasiswa KKD UMGO Edukasi Siswa SMA Negeri 1 Randangan soal HIV/AIDS

Mahasiswa KKD UMGO bersama Puskesmas Motolohu menggelar edukasi HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi bagi siswa SMA Negeri 1 Randangan, Pohuwato. Kamis, (13/8). Foto: Dok istimewa.
Mahasiswa KKD UMGO bersama Puskesmas Motolohu menggelar edukasi HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi bagi siswa SMA Negeri 1 Randangan, Pohuwato. Kamis, (13/8). Foto: Dok istimewa.

Pohuwato — Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) memberikan edukasi tentang HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi kepada siswa SMA Negeri 1 Randangan, Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pentingnya menjaga diri dari perilaku yang berisiko.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKD UMGO berkolaborasi dengan Puskesmas Motolohu. Materi yang disampaikan mencakup pengertian HIV/AIDS, cara penularan, langkah pencegahan, serta dampak perilaku seksual berisiko terhadap kesehatan dan masa depan remaja.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Undang SBYke Istana

Para siswa juga diajak memahami pentingnya membangun pergaulan yang sehat, mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab, serta menyaring informasi yang beredar di lingkungan mereka.

Penyampaian materi berlangsung interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Siswa diberi kesempatan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait HIV/AIDS, kesehatan reproduksi, hingga persoalan yang berkaitan dengan kehidupan remaja.

Sekretaris Desa Motolohu mengapresiasi kolaborasi mahasiswa KKD UMGO dan Puskesmas Motolohu dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan informasi yang tepat agar mampu menjaga diri dan menghindari berbagai risiko.

Baca Juga:  Bukber Glamor Pejabat Bertema Bollywood Jadi Sorotan, Sekda: Tak Gunakan APBD

“Menurut saya, kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat bagi anak-anak sekolah. Mereka perlu mendapatkan informasi yang benar supaya lebih tahu bagaimana menjaga diri dan memilih pergaulan yang baik,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan sekolah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan berbagai pihak terkait.

“Harapan saya, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar anak-anak remaja semakin paham tentang HIV/AIDS, kesehatan reproduksi, dan dampak dari pergaulan yang berisiko,” katanya.

Baca Juga:  Diskusi AMSI Gorontalo Soroti Perlindungan Hak Cipta Konten Jurnalistik

Mahasiswa KKD UMGO berharap pengetahuan yang diperoleh siswa dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain menjaga kesehatan diri, mereka diharapkan mampu membangun lingkungan pertemanan yang positif dan ikut menyebarkan informasi yang benar kepada teman sebaya.

Kolaborasi dengan Puskesmas Motolohu menjadi salah satu langkah mahasiswa KKD UMGO dalam mendukung upaya peningkatan literasi kesehatan di kalangan remaja. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dikembangkan agar edukasi kesehatan menjangkau lebih banyak pelajar di wilayah tersebut.

 

Penulis: Ramlayusuf Noi

Editor: Tim Redaksi


**Cek berita dan artikel terbaru di Banthayo.id. Klik : Ikuti WhatsApp Channel