Turnamen Mini Soccer U-15 di Molopatodu Jadi Ajang Adu Bakat Talenta Muda

Turnamen Mini Soccer U-15 di Desa Molopatodu, Bongomeme, menjadi wadah bagi talenta muda mengasah kemampuan sekaligus menumbuhkan sportivitas dan kekompakan. Minggu, (16/8). Foto: Dok istimewa.
Turnamen Mini Soccer U-15 di Desa Molopatodu, Bongomeme, menjadi wadah bagi talenta muda mengasah kemampuan sekaligus menumbuhkan sportivitas dan kekompakan.

KABGOR – Lapangan sepak bola Desa Molopatodu, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, menjadi arena bagi talenta muda menunjukkan kemampuan dalam Turnamen Mini Soccer U-15 tingkat desa.

Kompetisi ini digelar Karang Taruna Desa Molopatodu bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Selain menjadi ajang pertandingan, turnamen tersebut diarahkan untuk menumbuhkan sportivitas, disiplin, kekompakan, dan semangat kebersamaan di kalangan generasi muda.

Baca Juga:  Pemdes Owalanga Ikuti Gerak Jalan, Dorong Semangat Kebersamaan di HUT RI

Kegiatan ini mendapat dukungan dari pemerintah desa dan pembina klub sepak bola setempat. Sekretaris Desa Molopatodu sekaligus Pembina Molopatodu FC, Ismail Lasena, mengatakan kompetisi usia dini penting untuk memberi ruang kepada anak-anak mengasah kemampuan melalui pertandingan.

“Turnamen ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat dan kemampuan mereka. Yang paling penting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana mereka belajar sportif, disiplin dan menjaga kekompakan,” ujar Ismail.

Baca Juga:  Mahasiswa KKD UMGO Edukasi Siswa SMA Negeri 1 Randangan soal HIV/AIDS

Menurut Ismail, kolaborasi Karang Taruna dan mahasiswa KKN UNG menunjukkan kegiatan kepemudaan di tingkat desa dapat dikembangkan dengan melibatkan berbagai pihak.

Baca Juga:  Alfamart Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Gorontalo Utara

Ia berharap kompetisi tersebut menjadi salah satu langkah untuk menemukan dan mengembangkan bibit pesepak bola dari Desa Molopatodu yang nantinya dapat bersaing di tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Bagi para pemain muda, lapangan desa bukan sekadar tempat bertanding. Dari sana, mereka mulai mengasah kemampuan sekaligus mengejar mimpi di dunia sepak bola.

Tim Redaksi


**Cek berita dan artikel terbaru di Banthayo.id. Klik : Ikuti WhatsApp Channel